Cara mengatur WordPress multi-tenancy dengan GrabWP
Multi-tenancy memungkinkan Anda menjalankan beberapa situs WordPress terisolasi dari satu codebase dan database. Berbeda dengan WordPress Multisite, setiap tenant mendapatkan prefix tabel, direktori uploads, dan konfigurasi masing-masing, tanpa kerumitan mengelola instalasi yang terpisah-pisah.
Mengapa multi-tenancy?
Hosting WordPress tradisional berarti satu instalasi untuk setiap situs. Pendekatan ini cocok untuk beberapa situs saja, tetapi ketika Anda mengelola puluhan atau ratusan situs, pemeliharaannya akan menjadi sangat merepotkan. Multi-tenancy mengatasi masalah ini dengan berbagi core WordPress yang sama sambil tetap mengisolasi data masing-masing tenant.
Manfaat utama:
- Satu codebase - Anda hanya perlu memperbarui WordPress satu kali dan semua tenant akan mendapatkan pembaruannya
- Biaya server yang lebih rendah - berbagi proses PHP dan koneksi database
- Manajemen yang lebih simpel - satu dashboard untuk mengelola semua situs tenant
- Isolasi data - konten, pengguna, dan pengaturan masing-masing tenant dipisahkan
Prasyarat
Sebelum mulai, pastikan Anda memiliki:
- WordPress 6.0 atau lebih baru
- PHP 8.0 atau lebih baru
- MySQL 5.7+ atau MariaDB 10.3+
- Plugin GrabWP Tenancy yang sudah diinstal dan diaktifkan
Langkah 1: Instal plugin
Download GrabWP Tenancy dari direktori plugin WordPress atau instal langsung dari panel admin Anda:
- Buka Plugins → Add New
- Cari “GrabWP Tenancy”
- Klik Install Now, lalu Activate
Langkah 2: Buat tenant pertama Anda
Buka menu GrabWP → Tenants di sidebar admin Anda:
- Klik Add New Tenant
- Masukkan nama untuk situs tenant (contohnya, “Client A”)
- Atur domain atau path direktori
- Klik Create Tenant
Plugin ini otomatis membuat tabel database dan direktori uploads yang terisolasi untuk tenant baru tersebut.
Langkah 3: Konfigurasi routing domain
Setiap tenant memerlukan cara agar bisa diakses. GrabWP mendukung tiga metode routing:
- Pemetaan domain -
clienta.commengarah ke tenant A - Subdomain -
clienta.yourdomain.com - Subdirektori -
yourdomain.com/clienta
Atur metode pilihan Anda di menu GrabWP → Settings → Routing.
Apa selanjutnya?
Setelah tenant pertama Anda berjalan, silakan eksplorasi beberapa fitur berikut:
- Template tenant - duplikasi konfigurasi dasar untuk membuat tenant baru
- Manajemen massal - perbarui plugin di semua tenant secara bersamaan
- Fitur Pro - direktori wp-content yang terpisah dan database per tenant
Cek dokumentasi lengkap untuk melihat opsi konfigurasi tingkat lanjut.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apa perbedaan antara WordPress multi-tenancy dan WordPress Multisite?
- WordPress Multisite berbagi tabel database yang sama dengan ID blog, yang bisa menyebabkan masalah performa saat skala bertambah. Multi-tenancy dengan GrabWP memberikan tabel database dan direktori uploads yang terisolasi untuk setiap tenant. Ini menghasilkan pemisahan data dan skalabilitas yang lebih baik tanpa beban mengelola instalasi WordPress yang terpisah.
- Berapa banyak tenant yang bisa ditangani GrabWP di satu server?
- GrabWP dirancang untuk skalabilitas tinggi. Pada VPS standar dengan RAM 4GB, Anda bisa menjalankan 50-100 tenant dengan lancar. Dengan konfigurasi caching dan optimasi database yang tepat, deployment di tingkat produksi bahkan bisa menangani lebih dari 500 tenant pada satu server.
- Apakah data tenant benar-benar terisolasi?
- Ya. Setiap tenant memiliki prefix tabel database dan direktori uploads masing-masing. Satu tenant tidak bisa mengakses konten, pengguna, atau pengaturan milik tenant lain. Versi Pro juga mendukung direktori wp-content terpisah dan koneksi database per tenant untuk isolasi yang lebih ketat.
Editorial standards: Our content is written by WordPress experts with hands-on multi-tenancy experience. Articles are fact-checked and regularly updated to ensure accuracy. Last verified: .