Tutorial

Cara mengatur WordPress multi-tenancy dengan GrabWP

Tim GrabWP
· Diperbarui March 30, 2026 · 2 min read · Direview oleh Tim GrabWP

Multi-tenancy memungkinkan Anda menjalankan beberapa situs WordPress terisolasi dari satu codebase dan database. Berbeda dengan WordPress Multisite, setiap tenant mendapatkan prefix tabel, direktori uploads, dan konfigurasi masing-masing, tanpa kerumitan mengelola instalasi yang terpisah-pisah.

Mengapa multi-tenancy?

Hosting WordPress tradisional berarti satu instalasi untuk setiap situs. Pendekatan ini cocok untuk beberapa situs saja, tetapi ketika Anda mengelola puluhan atau ratusan situs, pemeliharaannya akan menjadi sangat merepotkan. Multi-tenancy mengatasi masalah ini dengan berbagi core WordPress yang sama sambil tetap mengisolasi data masing-masing tenant.

Manfaat utama:

  • Satu codebase - Anda hanya perlu memperbarui WordPress satu kali dan semua tenant akan mendapatkan pembaruannya
  • Biaya server yang lebih rendah - berbagi proses PHP dan koneksi database
  • Manajemen yang lebih simpel - satu dashboard untuk mengelola semua situs tenant
  • Isolasi data - konten, pengguna, dan pengaturan masing-masing tenant dipisahkan

Prasyarat

Sebelum mulai, pastikan Anda memiliki:

  • WordPress 6.0 atau lebih baru
  • PHP 8.0 atau lebih baru
  • MySQL 5.7+ atau MariaDB 10.3+
  • Plugin GrabWP Tenancy yang sudah diinstal dan diaktifkan

Langkah 1: Instal plugin

Download GrabWP Tenancy dari direktori plugin WordPress atau instal langsung dari panel admin Anda:

  1. Buka Plugins → Add New
  2. Cari “GrabWP Tenancy”
  3. Klik Install Now, lalu Activate

Langkah 2: Buat tenant pertama Anda

Buka menu GrabWP → Tenants di sidebar admin Anda:

  1. Klik Add New Tenant
  2. Masukkan nama untuk situs tenant (contohnya, “Client A”)
  3. Atur domain atau path direktori
  4. Klik Create Tenant

Plugin ini otomatis membuat tabel database dan direktori uploads yang terisolasi untuk tenant baru tersebut.

Langkah 3: Konfigurasi routing domain

Setiap tenant memerlukan cara agar bisa diakses. GrabWP mendukung tiga metode routing:

  • Pemetaan domain - clienta.com mengarah ke tenant A
  • Subdomain - clienta.yourdomain.com
  • Subdirektori - yourdomain.com/clienta

Atur metode pilihan Anda di menu GrabWP → Settings → Routing.

Apa selanjutnya?

Setelah tenant pertama Anda berjalan, silakan eksplorasi beberapa fitur berikut:

  • Template tenant - duplikasi konfigurasi dasar untuk membuat tenant baru
  • Manajemen massal - perbarui plugin di semua tenant secara bersamaan
  • Fitur Pro - direktori wp-content yang terpisah dan database per tenant

Cek dokumentasi lengkap untuk melihat opsi konfigurasi tingkat lanjut.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa perbedaan antara WordPress multi-tenancy dan WordPress Multisite?
WordPress Multisite berbagi tabel database yang sama dengan ID blog, yang bisa menyebabkan masalah performa saat skala bertambah. Multi-tenancy dengan GrabWP memberikan tabel database dan direktori uploads yang terisolasi untuk setiap tenant. Ini menghasilkan pemisahan data dan skalabilitas yang lebih baik tanpa beban mengelola instalasi WordPress yang terpisah.
Berapa banyak tenant yang bisa ditangani GrabWP di satu server?
GrabWP dirancang untuk skalabilitas tinggi. Pada VPS standar dengan RAM 4GB, Anda bisa menjalankan 50-100 tenant dengan lancar. Dengan konfigurasi caching dan optimasi database yang tepat, deployment di tingkat produksi bahkan bisa menangani lebih dari 500 tenant pada satu server.
Apakah data tenant benar-benar terisolasi?
Ya. Setiap tenant memiliki prefix tabel database dan direktori uploads masing-masing. Satu tenant tidak bisa mengakses konten, pengguna, atau pengaturan milik tenant lain. Versi Pro juga mendukung direktori wp-content terpisah dan koneksi database per tenant untuk isolasi yang lebih ketat.

Editorial standards: Our content is written by WordPress experts with hands-on multi-tenancy experience. Articles are fact-checked and regularly updated to ensure accuracy. Last verified: .